Blog Motivasi dan kumpulan buku best seller

Senin, 22 April 2013

Wawancara Inspiratif Dengan Penulis Buku Best Seller


“Pendidikan ternyata sangat penting untuk meraih cita-cita”. Begitulah ungkapan yang memang banyak diyakini orang. Begitupun dengan yang diyakini oleh Iwan Setiawan, seorang penulis buku 9  Summers 10 Autumns yang menjadi salah satu novel best seller pada tahun 2011. Hal ini, ia buktikan sendiri dalam pengalaman hidupnya, yang hanya seorang anak supir angkot namun berhasil menjadi salah seorang Director di lembaga riset ternama, AC Nielsen, New York USA.
Beberapa waktu lalu Forum Mahasiswa Islam (FORMIS) UTY mengadakan talkshow inspiratif dengan penulis buku tersebut. Iwan, begitu dia kerap dipanggil hadir bersama tim dari film 9 Summers 10 Autumn dalam rangka roadshow film terbaru yang terlaksana atas kerjasama Forum Mahasiswa Islam UTY dengan Angka Fortuna Sinema, Sabtu (16/03/2013). Dalam kesempatan tersebut dia menambahkan “Apalagi yang saya punya selain pendidikan, Ibu saya tidak memiliki harta pun begitu dengan ilmu, apa yang bisa diberikan oleh wanita yang hanya bersekolah hingga tingkatan SD. Namun, ibu saya berhasil mempertahankan nurani saya, kemudian ia mengombinasikannya dengan ilmu pengetahuan. Hal itulah yang saya punya dan saya bawa hingga saat ini.”
Pria yang dulu pernah menjadi lulusan terbaik Fakultas MIPA Institut Pertanian Bogor itu juga berharap agar kisah hidupnya bisa menginspirasi anak muda lainnya untuk berjuang keras meraih berbagai impian yang mereka inginkan. “Novel dan film pasti memiliki nafas yang sama. Bedanya, pembaca buku kita tidak banyak karena orang Indonesia lebih suka menonton film dibanding membaca buku. Bila buku saya hanya dibaca beberapa anak supir angkot, melalui film saya berharap bisa menginspirasi ribuan anak supir angkot lainnya untuk bisa meraih kesuksesan”
Iwan mengungkapkan bahwa proses pembuatan film ini sangat mendekati dengan keadaan sebenarnya yang Ia alami. Kesan natural yang ditonjolkan oleh film ini bahkan berhasil menggugah emosi pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembuatannya. “Film ini sangat emosional, beberapa scene membuat saya berulangkali meneteskan air mata. Bahkan adik dan ibu saya juga turut meneteskan air mata dalam proses pembuatannya. Saya optimis film ini akan berhasil, karena berbagai pihak yang terlibat di film ini sangat bertalenta. Saya sepakat film ini akan sedikit berbeda dengan novel, namun film ini akan menjadi sebuah film yang luar biasa.”
“Sewaktu kecil, saya tidak memiliki kamar sendiri. Setelah di New York saya bisa membangun rumah orang tua saya, juga membantu pembangunan rumah adik dan kakak saya. Tapi, alasan  saya kembali ke Indonesia adalah untuk membangun sebuah kamar kecil di Indonesia.” Demikian Iwan menyatakan keinginannya untuk memajukan Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh 200 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi; UGM, UII, Unires, dan lain sebagainya. Pun pembicara yang hadir merupakan pelaku seni yang sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat umum, yaitu Iwan Setyawan (Penulis novel best seller 2011, 9 Summers 10 Autumns), Hayria Faturrahman (Pemeran mida dalam film ini), juga Arya Pradana (Produser dalam film ini).
Sekar Akrom Faradiza, SE., M.Sc., Akt. selaku Kaprodi S1 Akuntansi menyatakan bahwa “Dengan adanya acara ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan motivasi bagi mahasiswa untuk selalu bermimpi dan berusaha mewujudkan mimpi”.

Ryo Venom Motivasi hidup